- Diposting oleh : SMK ISLAM MBAH BOLONG
- pada tanggal : Oktober 25, 2026
Di sudut selasar sekolah yang teduh, sayup-sayup terdengar tabuhan rebana yang berirama harmonis. Sekelompok siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler Al Banjari tampak duduk melingkar santai di atas lantai, mengisi waktu mereka dengan berlatih secara mandiri. Berbalut seragam kemeja putih lengan panjang dan peci di kepala, raut wajah mereka memancarkan antusiasme dan keakraban.
Tanpa perlu menunggu aba-aba dari pelatih, inisiatif dan semangat belajar mereka patut diacungi jempol. Salah satu siswa tampak memegang secarik kertas berisi lirik lantunan sholawat, bersiap memandu vokal. Sementara itu, teman-temannya yang lain memegang alat musik terbang (rebana), fokus menyelaraskan pukulan dan ritme dasar. Tangan-tangan terampil mereka mulai menepuk rebana, menciptakan harmoni nada yang saling bersahutan. Terkadang mereka berhenti sejenak, saling berdiskusi, memperbaiki tempo yang kurang pas, lalu melempar tawa bersama sebelum kembali mengulang ketukan.
Latihan mandiri ini bukan sekadar ajang untuk mengasah teknik pukulan atau menghafal syair. Lebih dari itu, momen duduk melingkar ini menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan dan kekompakan antar anggota. Melalui setiap tabuhan dan lantunan sholawat yang menggema di lorong sekolah, para siswa ini tidak hanya sedang melestarikan kesenian Islam, tetapi juga tengah menanamkan nilai-nilai kemandirian, kerja sama, dan kecintaan mereka kepada Sang Nabi.
