- Diposting oleh : SMK ISLAM MBAH BOLONG
- pada tanggal : Oktober 26, 2026
Jombang — Dalam upaya menjamin mutu pendidikan kejuruan dan mencetak lulusan yang siap bersaing, SMK Islam Mbah Bolong telah sukses menyelenggarakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Tahun Pelajaran 2025/2026. Kegiatan evaluasi akhir yang ditujukan bagi 50 peserta didik kelas XII ini berlangsung dengan lancar pada tanggal 9 hingga 15 Februari 2026, bertempat di Laboratorium APHP SMK Islam Mbah Bolong, Watugaluh, Jombang.
Sebagai salah satu instrumen intervensi pemerintah dalam sistem pendidikan kejuruan, UKK memiliki peranan krusial. Kepala Sekolah, Bapak M. Agung Wirawan, S.Pd., beserta Ketua Pelaksana, Ibu Dida Wahyu Lestari, S.P., merancang agenda ini tidak hanya sekadar untuk pemenuhan nilai kelulusan, melainkan sebagai langkah konkret memfasilitasi siswa agar mendapatkan sertifikat kompetensi keahlian yang diakui dan sesuai dengan standar permintaan industri (DU/DI).
Rangkaian Ujian: Dari Proses Produksi Hingga Analisis Usaha
Proses pengujian dalam UKK tahun ini dilaksanakan secara komprehensif dan individual. Pada sesi ujian praktik, para peserta didik ditugaskan untuk melakukan proses produksi pembuatan roti. Penilaian tidak hanya bertumpu pada hasil akhir produk, tetapi mencakup seluruh mata rantai produksi—mulai dari persiapan alat dan takaran bahan, higienitas proses produksi, inovasi pengemasan, hingga perhitungan analisis usaha yang matang.
Setelah menyelesaikan produk dan merampungkan lembar analisis usaha, peserta didik kemudian memasuki tahap wawancara. Pada sesi ini, siswa harus mempresentasikan sekaligus mempertanggungjawabkan hasil produk dan rincian usahanya secara langsung di hadapan dewan penguji.
Kolaborasi dengan Dunia Industri (DU/DI)
Untuk memastikan standar penilaian benar-benar relevan dengan tuntutan pasar kerja, SMK Islam Mbah Bolong melibatkan tenaga profesional sebagai asesor. Penilaian dilakukan secara kolaboratif oleh Penguji Internal (Dewan Guru Produktif SMK) dan Penguji Eksternal yang didatangkan langsung dari sektor industri, yakni Ibu Enny Zuroidah, S.P., selaku representasi pimpinan dari Dhany Bakery.
Hasil Ujian dan Komitmen Perbaikan Mutu
Berdasarkan hasil rekapitulasi penilaian dari penguji internal maupun eksternal, seluruh 50 peserta didik kelas XII yang mengikuti tahapan ujian berhasil memenuhi standar kriteria pemerintah dan berhak menyandang status "Kompeten". Pencapaian ini secara resmi dikukuhkan dengan penyerahan Sertifikat Kompetensi bagi seluruh peserta yang lulus.
Meski mencatatkan tingkat kelulusan 100%, pihak sekolah dan kepanitiaan tetap melakukan evaluasi menyeluruh pasca-kegiatan. Beberapa catatan perbaikan, seperti peningkatan manajemen waktu (timer dan pengaturan suhu oven), kedisiplinan jadwal, hingga kebersihan area laboratorium (wastafel), telah dirumuskan solusinya untuk diterapkan pada kegiatan pembelajaran dan UKK di tahun-tahun mendatang.
Melalui keberhasilan pelaksanaan UKK ini, SMK Islam Mbah Bolong berharap seluruh lulusan dapat menjadi tenaga kerja terampil, profesional, bersertifikat, dan siap memenuhi kebutuhan industri secara optimal.

