- Diposting oleh : SMK ISLAM MBAH BOLONG
- pada tanggal : Oktober 26, 2026
Jombang — Sebagai langkah nyata dalam membangun kesiapsiagaan dan membekali keterampilan praktis warga sekolah dalam menghadapi potensi darurat, SMK Islam Mbah Bolong berinisiatif menyelenggarakan program Sosialisasi Serta Simulasi Mitigasi Bencana Kebakaran dan Edukasi Penanganan Hewan Liar Berbahaya.
Guna memastikan materi disampaikan secara profesional dan aplikatif, pihak sekolah secara resmi telah melayangkan surat permohonan bernomor 202/SPm.03/SMKI-MB/VII/2026 kepada Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Jombang untuk menghadirkan tim instruktur ahli sebagai narasumber. Berdasarkan rencana yang telah dijadwalkan, kegiatan edukatif ini akan dilangsungkan pada:
Hari / Tanggal: Sabtu, 18 Juli 2026
Waktu: Pukul 07.30 s.d. 10.00 WIB
Tempat: Halaman SMK Islam Mbah Bolong
Peserta: Seluruh siswa-siswi SMK Islam Mbah Bolong
Melibatkan 161 Peserta Didik dari Berbagai Konsentrasi Keahlian
Kegiatan simulasi mitigasi bencana ini bersifat menyeluruh dan dirancang untuk diikuti oleh seluruh peserta didik dari berbagai tingkat kelas. Berdasarkan data pendukung kegiatan, total peserta yang akan berpartisipasi mencapai 161 siswa, dengan rincian:
Kelas X (Semua Jurusan): 50 siswa
Kelas XI (Semua Jurusan): 50 siswa
Kelas XII (Semua Jurusan): 61 siswa
Pentingnya Mitigasi dan Edukasi Dini
Kepala SMK Islam Mbah Bolong, Bapak M. Agung Wirawan, S.Pd., menyampaikan bahwa pemahaman mengenai penanganan dini bahaya kebakaran—termasuk cara penggunaan Pemadam Api Ringan (APAR)—serta teknik menghadapi kemunculan hewan liar berbahaya merupakan keterampilan hidup (life skills) yang sangat krusial bagi remaja. Melalui kolaborasi bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Jombang yang berpusat di Halaman SMK Islam Mbah Bolong, Dusun Gendong, Desa Watugaluh, Kecamatan Diwek ini, para siswa diharapkan memiliki kepekaan tanggap darurat yang tinggi.
Melalui penyelenggaraan program ini, SMK Islam Mbah Bolong terus berkomitmen untuk tidak hanya mencetak lulusan yang kompeten di bidang kejuruan dan religius, tetapi juga melahirkan generasi muda yang sigap, tangguh, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap keselamatan diri dan lingkungan sekitar.
